alasannya : biar bisa diingat ulang
ditulis karena nyaman. sebagai manusia yang sulit menemukan titik nyaman karena banyaknya pertimbangan. kepalanya berkata, "agar apa yang dipilih tidak pernah salah. jika sudah ya yakin." ditulis karena memang lebih leluasa ditulis karena memang senang ditulis karena agar bisa dikenang suatu saat nanti ditulis karena takut lupa dengan sesuatu yang sebenarnya masih layak disimpan. ketika hilang datang, yang muncul justru sesal, padahal segala ketetapan-Nya tak pernah mengecewakan.