benar akan benar. salah akan salah. salah akan benar, karena lurusan. lurus dan sesuai. benar akan salah, karena simpangan. simpangan dan melenceng. bukan berdua, bukan bertiga, bahkan bukan bersama pun. apakah tuhanku pernah kehilanganku?
tahun lalu, tepat di bulan ke-8. salah satu manusia favoritku, mengingatkan akan beberapa hal tentang menjadi. manusia yang sering membuatku berkata " iya juga ya. benar juga ya ." aku sangat menghargainya, saat itu.
sebenarnya, sudah lama persiapkan diri. sudah menerka, tentang skenario akan seperti apa kedepannya. sisi tergelap pun, tekad berdalih bisa. rasa lelah, terus dihiraukan karena bodoh percaya. persiapan, memang kadang serasa mampu. ternyata tidak mudah. ditulis di bawah langit di atas bumi, dari isi kepalanya.
sejak kapan semua terlihat jelas? sejak katamu merasuk mengusik jiwa ragaku. geliat tawa menjadi pura. bodoh bertahan pada manusia. hanya karena percaya. ditulis di bawah langit di atas bumi, dari emosi negatifnya.
kau bertanya padaku: seberapa istimewa aku bagimu? jawabku: sampai ujung pun ku disebelahmu. ditulis di bawah langit di atas bumi, dari hati & pikirannya.
kepada mata kaulah matahari malam yang betah berjaga menemani saya, menemani kata, sehingga saya dan kata tetap bisa menyala di remang redup cahaya. 2006 ditulis di bawah langit di atas bumi, dari puisi joko pinurbo.